Cari artikel

Sabtu, 05 Juli 2014

Glaze untuk wood finishing

Glaze adalah salah satu jenis stain yang dibuat dengan aplikasi diantara clear coating. Glaze pada prinsipnya adalah suatu jenis wiping stain yaitu suatu stain yang dibuat untuk dapat diaplikasikan dengan cara dikuas atau dilap dengan mudah. Sebenarnya ada juga jenis wiping stain yang lain tetapi biasanya yang dimaksud dengan wiping stain adalah wood stain yang biasa diaplikasikan dengan cara dispray tetapi dimodifikasi supaya dapat diaplikasikan dengan cara dilap. Sedangkan glaze ini memang dibuat khusus untuk diaplikasikan dengan cara yang berbeda dan menghasilkan efek yang berbeda dengan stain yang lain. Salah satu sifat yang penting dari glaze adalah kemudahan untuk dilap atau dikuas sehingga dapat tertinggal di permukan dengan ketebalan tertentu sesuai kebutuhan. Glaze bisanya dibuat dari pigmen organik dengan ditambahkan suatu resin jenis alkyd dan suatu pelarut sejenis minyak yang tidak melarutkan sealer atau lacquer. Jadi glaze sangat mudah untuk dihapus atau ditambahkan lagi tanpa merusak lapisan sealer yang dibawahnya. 
Glaze berbeda dengan stain yang lain karena cara aplikasi dan hasil penampilan (look) yang diperolehnya berbeda dengan stain yang lain. Glaze diaplikasikan di atas sealer atau wash coat (suatu sealer yang encer) dengan tujuan untuk lebih mengisi warna pada pori-pori dan serat-serat kayu. Pemakaian glaze akan menghasilkan penampilan finishing yang menonjolkan keindahan serat dan pori-pori kayu dan akan menambah kekayaan (rich) dan kedalaman (depth) warna dan penampilan finishing yang dihasilkan. Pemakaian glaze dengan cara dikuas ini juga sangat membantu mengatasi kesulitan pewarnaan pada celah-celah sempit yang tidak mudah dilakukan dengan alat spray, misalnya seperti pada ukiran, sudut-sudut atau groove. Dengan glaze yang dikuaskan secara merata pada celah-celah sempit maka bagian-bagian tersebut akan dengan mudah dapat terisi warna secara merata.
Kegunaan lain dari glaze adalah untuk membuat efek-efek khusus pada finishing seperti efek antik, kotor, warna yang lebih tua pada pojok-pojok atau bagian-bagian lain sehingga mebel kelihatan seperti sudah berusia tua. Glaze juga dapat dipakai untuk membuat warna-warna spesial seperti warna marmer, atau dapat dipakai untuk membuat tiruan serat kayu apabila dibutuhkan. Pada warna-warna tertentu glaze juga dibuat untuk membuat efek finishing kotor seperti debu yang mengisi celah-celah, profil-profil atau sudut-sudut  pada mebel.